Search

Kalo jantan nggak perlu tawuran

Baca Juga :


SUMBU PENDEK PRILAKU PENGECUT

Faktor internal yang paling besar adalah kurangnya pendidikan agama. Jika pendidikan agama yang diberikan sudahlah bagus, tentu anak akan memiliki akhlak yang mulia.

Dengan akhlak mulia inilah yang dapat memperbaiki perilaku anak. Ketika ia sudah merasa bahwa Allah selalu mengamatinya setiap saat dan di mana pun itu, pasti ia mendapatkan petunjuk untuk berbuat baik dan bersikap lemah lembut. Inilah keutamaan pendidikan agama. 

Tetapi biasanya karena pengaruh teman, takut dibilang “cupu loe ga mau ikut tawuran, punya nyali ga loe..??” atau “ini kan buat kebaikan sekolah kita, kalo loe ga ikut mending ga usah jadi temen gue! ”.

Tentu, kalau anak sudah memiliki agama yang bagus ditambah ia tahu bagaimana pergaulan yang buruk mesti dijauhi, ditambah dengan ia tidak mau perhatikan ucapan kawannya atau kakak angkatannya “cupu” atau “culun”. Tentu ia tidak mau terlibat dalam tawuran.

Dia paham. Dia gak gampang tersulut. Tawuran sekarang 'gampang' main bunuh... Padahal jika para pelaku tawuran tahu dan paham... Maka ia tidak patut 'berbangga diri' akannya!

“Musnahnya dunia lebih ringan di sisi Allah daripada terbunuhnya seorang muslim.”

(HR. Muslim, An Nasa’i dan At Tirmidzi.ShahihAt Targhib wa At Tarhib no.2439).

Semoga manfa'at.

‪#‎BeACT‬ (BeACoolTeen and ACTLikeone)

Islam diaries
Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Klik disini untuk sedekah dakwah, untuk membantu dakwah kami

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments