Cari Dakwah

Nasehat untukmu yang berteriak Revolusi di Indonesia ini

Baca Juga :


REVOLUSI?

Ingatlah bahwa rasa aman lebih baik dari nikmat sehat dan waktu luang

Ar-Razi rahimahullah berkata,

سئل بعض العلماء: الأمن أفضل أم الصحة؟ فقال: الأمن أفضل، والدليل عليه أن شاة لو انكسرت رجلها فإنها تصح بعد زمان ولو أنها ربطت في موضع وربط بالقرب منها ذئب فإنها تمسك عن العلف ولا تتناوله إلى أن تموت، وذلك يدل على أن الضرر الحاصل من الخوف أشد من الضرر الحاصل من ألم الجَسَد
.
“Sebagian ulama ditanya, apakah rasa aman lebih baik dari kesehatan? Maka jawabannya rasa aman labih baik. Dalilnya adalah seandainya kambing kakiknya patah maka akan sembuh beberapa waktu lagi… kemudian seandainya kambing diikat pada usatu tempat dekat dengan serigala, maka ia tidak akan makan sampai mati. Hal ini menunjukkah bahwa bahaya yang akibat rasa takut lebih besar daripada rasa sakit di badan.” (Tafsir al-Kabir 19/107)
.
Kita harus banyak bersyukur karena semua nikmat ini ada pada diri kita, karena ada 3 pokok kenikmatan yaitu sehat, aman dan ada makanan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ مُعَافًى فِي جَسَدِهِ آمِنًا فِي سِرْبِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا
.
“Barangsiapa di antara kamu masuk pada waktu pagi dalam keadaan
[1] sehat badannya,
[2] aman pada keluarganya,
[3]dan dia memiliki makanan pokoknya pada hari itu,
maka seolah-olah seluruh dunia dikumpulkan untuknya.” (HR. Ibnu Majah, no: 4141, dihasankan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami’ush Shaghir no. 5918)
.
Sudah selayaknya kita bersyukur yang banyak karena negara kita aman. Kita banyak-banyak berdoa untuk pemimpin, pemimpin yang bisa membawa negeri ini ke arah yang lebih baik dan masyarakatnya bisa beragama dengan baik.

Sumber: https://muslimah.or.id/6449-nikmat-aman-lebih-baik-daripada-kesehatan.html

Follow yuk @omahmuslim


Kajianislam
Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Ayo bergabung bersama Tim Foto Dakwah, klik disini untuk donasi

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments