Search

Dosa besar : memakan harta anak yatim secara zhalim

Baca Juga :


MEMAKAN HARTA ANAK YATIM SECARA ZHALIM

Di antara ajaran Islam yang agung adalah perintah untuk berbuat baik kepada anak yatim. Anak yatim adalah anak yang belum baligh dan telah ditinggal mati oleh bapaknya.

Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa sallam juga memberitakan bahwa orang yang mencukupi kebutuhan anak yatim akan masuk surga berdekatan dengan Beliau Shallallahu ‘alahi wa sallam.
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
“Saya dan orang yang mencukupi anak yatim di dalam sorga seperti ini”, beliau berisyarat dengan dua jari beliau, jari telunjuk dan jari tengah" (HR. Al-Bukhari)

LARANGAN MENZHALIMI ANAK YATIM

Selain memerintahkan untuk berbuat baik kepada anak yatim, Islam juga melarang menzhalimi anak yatim dengan segala macam bentuknya. Allah Azza wa Jalla berfirman (yang artinya):
"Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang" (QS. Adh-Dhuha:9)

Perbuatan sewenang-wenang kepada anak yatim menunjukkan pelakunya tidak memiliki iman atau keimanan terhadap hari pembalasan itu lemah. Allah Azza wa Jalla berfirman (yang artinya):
"Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin" (QS. Al-Mâ’ûn: 1-3)

Kewajiban wali yatim untuk mengurusnya dan mengurus hartanya dengan sebaik-baiknya. Ketika anak yatim itu telah dewasa dan mampu mengurusi hartanya sendiri, hendaklah dia menyerahkan harta si yatim kepadanya. Allah Azza wa Jalla berfirman:

Oleh karena itu, barangsiapa memakan harta anak yatim secara zhalim, mereka terancam neraka. Allah Azza wa Jalla berfirman (yang artinya):
"Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zhalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)" (QS. An-Nisa: 10)

Sehingga, tidak aneh jika memakan harta anak yatim dimasukkan kedalam tujuh dosa besar yang bisa membuat binasa, sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam:
“Jauhilah tujuh (dosa) yang membinasakan!” Mereka (para sahabat) bertanya: “Wahai Rasûlullâh, apakah itu?” Beliau Shallallahu ‘alahi wa sallam menjawab, “Syirik kepada Allah; sihir; membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan haq; memakan riba; memakan harta anak yatim; berpaling dari perang yang berkecamuk; menuduh zina terhadap wanita-wanita merdeka yang menjaga kehormatan, yang beriman, dan yang bersih dari zina” (HR. Bukhâri dan Muslim)

🌐 almanhaj.or.id

Alhikmahjkt
Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Klik disini untuk sedekah dakwah, untuk membantu dakwah kami

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments