Search

Kenapa sudah menikah namun belum kaya?

Baca Juga :


๐Ÿ”ŽSudah Menikah Namun Belum Juga KAYA
.
๐Ÿ‘‰Allah Ta’ala berfirman,
.
ูˆَุฃَู†ูƒِุญُูˆุง ุงْู„ุฃَูŠَุงู…َู‰ ู…ِู†ูƒُู…ْ ูˆَุงู„ุตَّุงู„ِุญِูŠู†َ ู…ِู†ْ ุนِุจَุงุฏِูƒُู…ْ ูˆَุฅِู…َุขุฆِูƒُู…ْ ุฅِู† ูŠَูƒُูˆู†ُูˆุง ูُู‚َุฑَุขุกَ ูŠُุบْู†ِู‡ِู…ُ ุงู„ู„ู‡ُ ู…ِู† ูَุถْู„ِู‡ِ ูˆَุงู„ู„ู‡ُ ูˆَุงุณِุนٌ ุนَู„ِูŠู…ٌ
.
“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nuur: 32).
.
Dari ayat di atas, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata,
.
ุงِู„ْุชَู…ِุณُูˆْุง ุงู„ุบِู†َู‰ ูِูŠ ุงู„ู†ِّูƒَุงุญِ
.
“Carilah kaya (hidup berkecukupan) dengan menikah.” Umar bin Al-Khattab juga mengatakan semisal itu. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 5:533)
.
๐Ÿ’ŽSekarang, ada yang sudah menikah namun belum diberi kecukupan atau kekayaan? Kenapa bisa demikian?
.
Ada beberapa alasan disebutkan oleh para ulama sebagaimana diutarakan oleh Syaikh Musthafa Al-‘Adawi.
.
๐Ÿ“ฅPertama: Kecukupan itu tergantung kehendak Allah (masyiah Allah). Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,
.
ูˆَุฅِู†ْ ุฎِูْุชُู…ْ ุนَูŠْู„َุฉً ูَุณَูˆْูَ ูŠُุบْู†ِูŠูƒُู…ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ู…ِู†ْ ูَุถْู„ِู‡ِ ุฅِู†ْ ุดَุงุกَ
.
“Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki.” (QS. At-Taubah: 28)
.
ูَูŠَูƒْุดِูُ ู…َุง ุชَุฏْุนُูˆู†َ ุฅِู„َูŠْู‡ِ ุฅِู†ْ ุดَุงุกَ
.
“Maka Dia menghilangkan bahaya yang karenanya kamu berdoa kepadaNya, jika Dia menghendaki.” (QS. Al-An’am: 41)
.
๐Ÿ“ฅKedua: Umumnya, orang yang menikah akan diberi kecukupan rezeki oleh Allah.
.
๐Ÿ“ฅKetiga: Jika yang menikah tadi dengan menikahnya ingin menjaga kesucian diri, itulah yang membuat Allah beri kecukupan (sebagaimana janji dalam hadts yang disebutkan di atas).
.
๐Ÿ“ฅKeempat: Kecukupan itu diperoleh bagi yang bertakwa pada Allah dan mencari sebab yang syar’i untuk mendapatkan rezeki.
.
๐Ÿ“ฅKelima: Yang dimaksud ghina (cukup atau kaya) di sini adalah kaya hati atau hati yang selalu merasa cukup (alias: qana’ah).
.
๐Ÿ“ฅKeenam: Yang dimaksud adalah Allah beri kecukupan dengan karunia-Nya dengan yang halal sehingga ia terjaga dari zina.

grosir.hanna
Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Klik disini untuk sedekah dakwah, untuk membantu dakwah kami

Share Artikel Ini

Related Posts