Cari Dakwah

Hukum baca Al-Qur'an dikeraskan di Masjid ketika orang lain sedang Sholat

Baca Juga :

Fotodakwah.com -

HUKUM MENGERASKAN BACAAN AL QUR'AN SAAT ORANG LAIN TENGAH MELAKSANAKAN SHOLAT SUNNAH

-Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rohimahullah pernah ditanya,

“Tentang orang yang membaca Al Qur’an di mesjid dengan menjahrkannya/mengeraskan suaranya sedangkan pada saat itu ada orang yang sedang sholat sunnah di mesjid atau tahiyyatul mesjid. Sehingga orang yang sedang sholat tersebut merasa terganggu dengan bacaan yang dijahrkan tersebut. Maka apakah membaca Al Qur’an ketika keadaan seperti ini dengan menjahrkan makruh/dibenci hukumnya atau tidak?”

Jawab :

فَأَجَابَ :

لَيْسَ لِأَحَدِ أَنْ يَجْهَرَ بِالْقِرَاءَةِ لَا فِي الصَّلَاةِ وَلَا فِي غَيْرِ الصَّلَاةِ إذَا كَانَ غَيْرُهُ يُصَلِّي فِي الْمَسْجِدِ وَهُوَ يُؤْذِيهِمْ بِجَهْرِهِ ؛ بَلْ قَدْ { خَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى النَّاسِ وَهُمْ يُصَلُّونَ فِي رَمَضَانَ وَيَجْهَرُونَ بِالْقِرَاءَةِ . فَقَالَ : أَيُّهَا النَّاسُ كُلُّكُمْ يُنَاجِي رَبَّهُ فَلَا يَجْهَرْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ فِي الْقِرَاءَةِ } .

Beliau Rohimahullah menjawab,

“Tidak boleh bagi seseorang menjahrkan/mengeraskan bacaan Al Qur’an-nya baik itu di dalam sholatnya ataupun di luar sholatnya jika orang selain dirinya yang sedang sholat di mesjid merasa terganggu dengan bacaan Al Qur’an-nya yang dijahrkan. Bahkan Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam telah menegur orang yang ketika itu dia sholat dengan mengeraskan bacaannya di Bulan Romadhon. Beliau Shollallahu ‘alaihi wa Sallam mengatakan,

● Hadits pertama

أَيُّهَا النَّاسُ كُلُّكُمْ يُنَاجِي رَبَّهُ فَلَا يَجْهَرْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ فِي الْقِرَاءَةِ

“Wahai manusia sekalian. Sesungguhnya seluruh kalian sedang bermunajat kepada Robb nya maka janganlah sebagian kalian mengeraskan suaranya atas orang selainnya” [HR. Ahmad no. 5349, Sunan Abu Dawud no. 1148. Hadits ini dishohihkan Syaikh Al Albani Rohimahullah]

● Hadits kedua

Abu Said al-Khudri radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad shallah ‘alaihi wa sallam itikaf di masjid, lalu beliau mendengar orang-orang saling mengeraskan suara mereka dalam membaca Al-Qur`an. Beliau lalu membuka tabir yang menutupi beliau seraya bersabda,

أَلَا إِنَّ كُلُّكُمْ مُنَاجِ رَبَّهُ فَلَا يُؤْذِيَنَّ بَعْضُكُمْ بَعْضًا وَلَا يَرْفَعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ فِي الْقِرَاءَةِ

“Ketahuilah, sesungguhnya masing-masing kalian sedang bermunajat kepada Tuhan kalian. Oleh karenanya, jangan sebagian dari kalian mengganggu yang lain, dan jangan pula kalian saling mengeraskan suara atas yang lain dalam membaca Al-Qur`an.” [HR. Abu Dawud, Ahmad dan Hakim)]

#copas - Kang Acep
Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Klik disini untuk sedekah dakwah, untuk membantu dakwah kami

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments