Cari Dakwah

Yuk bantu donasi ke mami bule dari kolombia

Baca Juga



Bismillah...
~ Mami Bule from Colombia ~
Dari petunjuk postingan beberapa teman yg nge-tag nama ana, sebuah kisah pilu menghentak nurani ini untuk menelusuri jejak alamat yg gak begitu jelas, hanya petunjuk Masjid AlHikmah Curug Mekar, Bogor...
Rasa penasaran begitu membuncah, benarkah ibu dan anak ini alami ujian hidup yg begitu berat ?
Dua hari yg lalu ketika libur kerja, ana dan umminya Annisa coba telusuri jejak mereka...
Sesampai di lokasi, bertanya pada warga... ternyata warga terbiasa sebut beliau mami bule... berjalan kaki menyusuri gang sempit akhirnya sampai juga ke kontrakan beliau...
Ketika kami datang, beliau mempersilahkan masuk dgn sangat ramah... Kami memperkenalkan diri dan mulailah obrolan demi obrolan mengalir...
Tentang :
1. Kondisi Raisa yg sudah alami kelumpuhan akibat dipasung hingga kedua kakinya tak normal lagi... saat mami bule / bunda Raisa / Aisyah Annisa (nama muslimnya) membuka selimut untuk menunjukkan kaki Raisa... Raisa ngambek, malu katanya...
2. Sepengamatan ana, Raisa sepertinya anak istimewa yg alami autis, namun ibu tirinya yg memang sudah gak suka padanya malah memasung Raisa karena dianggap hiper aktif... Raisa sebenarnya cerdas, karena terbukti dia bisa hafal surat-surat pendek dari Al Qur'an... Ia juga mau berinteraksi dgn gembira...
"Raisa semangat sembuh yaa, biar bisa main lagi... makannya yang banyak..." Ia mengangguk dgn suara yg lemah... "Iya Om..."
3. Untuk memandikan Raisa, Bundanya membungkus Raisa dgn selimut atau sarung, lalu menyeret anaknya ke kamar mandi... karena gak mungkin dgn kondisi fisik yg sudah gak begitu gagah sanggup menggendong Raisa yg beratnya 50 Kg lebih...
4. Ketika ana tanyakan tentang ibu tirinya... "Apa bunda gak ada niat laporkan mereka ke Polisi ?"... Beliau jawab, "mudharatnya lebih besar, saya khawatir makin dibenci... lagipula Raisa akan sangat trauma bila dipengadilan ketemu lagi dgn ibu tirinya... dia akan ngamuk-ngamuk malah memperparah kondisinya yg lebih butuh ketenangan karena sakit Leukimia dan kadang muntah darah..."
Benar saja, saat Bunda sebut ibu tirinya, Raisa langsung bereaksi antara marah dan ketakutan...
5. Saat Raisa merasakan sakit (kumat reaksi dari Leukimianya), yg jadi sasaran kemarahannya adalah Bundanya...
Bunda Raisa sampe tunjukkan sebuah pitak yg lumayan lebar di atas ubun-ubun bekas kena jambak Raisa...
Namun Bundanya gak bisa marah, gak bisa bentak Raisa, apalagi memukulnya... cuma bilang... "Bunda sakit sayang, sabar yaa nak, istighfar sayang... ayo ikuti mama, Astaghfirullahaladziim... ayo nak istighfar... sebut nama Allah nak..."
perlahan jambakan Raisa berkurang... gak tahan ana bayanginnya... nangis juga ana dengar cerita beliau...
6. Raisa... 😭
Tangannya menggapai-gapai sambil acungkan telunjuk ingin menyentuh pipi ana..., Ana sodorkan pipi, ditekan-tekan sama Raisa pake telunjuknya... lalu dia ketawa... sampai Bundanya menangis lihat kejadian langka itu...
Annisa pun diminta sodorkan pipinya... "Pengen pegang pipi dedek, sini dedek... pengen pegang pipi dedek..."
akhirnya ana sodorkan juga pipi Annisa yg dalam pangkuan ana...
lagi² Raisa ketawa gembira... mungkin jarang lihat anak sebesar Annisa yg ikut jenguk...
7. Bertahun-tahun Bunda Raisa jadi pemulung barang bekas demi menafkahi dirinya... namun sejak merawat Raisa, beliau jadi jarang mencari nafkah...
8. Bunda Raisa saat ini butuh uang 120 juta lagi untuk menutupi kekurangan persyaratan untuk menjadi WNI, terakhir tanggal 18 Februari harus segera membayar ke pihak imigrasi negara asalnya...
9. Secara keturunan, sebenarnya beliau keturunan orang kaya harta dinegara asalnya... Jika mau kembali ke negara asalnya lalu tinggalkan Raisa dan murtad, maka warisan 16 Milyar sudah disiapkan...
Namun, beliau tetap memilih Indonesia dimana buah hatinya lahir disini dalam naungan Indahnya Islam...
"Sampai aku mati, aku takkan gadaikan aqidahku yg sudah mencintai Allah Subhanahu wa Ta'ala... aku takkan lagi menjadi kafir setelah Allah berikan hidayah kepadaku... Allah Maha Kaya, surga Allah sangat luas..."
Lagi-lagi airmata ini menetes, begitu tegar dan sabarnya beliau hadapi ujian yg kita belum tentu dapat hadapi itu semua dengan tenang...
Mudah²an ada juga muhsinin yg bantu bayarkan biaya pengurusan pasport dan kepindahan warga negara sebesar 120 juta...
Dear Shahabat Hanif Peduli...
Bagi antum yg ingin titipkan donasinya, silahkan transfer ke rekening ana, in syaa Allah besok ana masuk siang dan lusa jadwal ana libur kerja, donasi yg masuk untuk bayarkan kontrakan beliau dan membeli baju baru untuk Bunda Raisa serta perlengkapan Raisa...
BNI Syariah 0398450149 a.n Indra Friyhatna
Konfirmasi transfer ke WA - 08978396306
Sahabatmu,
Rain City,
*
**
***
****
Kang Indra Prihatna
Share This Article Facebook +Google Twitter Digg Reddit
Comments
0 Comments

Berlangganan dakwah, masukan emailmu dibawah ini GRATIS