Cari Dakwah

Berita pangeran mbs saudi mendukung china adalah hoax

Baca Juga :




Seperti biasa media-media Anti Islam kembali memfitnah KSA, Kali ini mereka memfitnah KSA mendukung kedzaliman China terhadap etnis Muslim Uighur, bahkan Cordova Media juga ikut-ikutan. Berikut bantahannya.
___________________________________________
CEK FAKTA: PUTRA MAHKOTA SAUDI TIDAK PERNAH MENDUKUNG KAMP PENGASINGAN CHINA UNTUK MUSLIM UIGHUR

Seperti yang Anda ketahui Putra Mahkota Saudi Mohammad Bin Salman (MBS) telah melakukan tur investasi ke Asia. Tur ini dimulai dengan awal yang optimis di Pakistan di mana kesepakatan senilai $ 20 miliar ditandatangani, demi meningkatkan harapan bagi ekonomi Pakistan yang kesulitan. Tur berlanjut dengan lancar dan dilanjutkan ke negara pesaing regional Pakistan, yaitu India, investasi Saudi di sana mendapatkan dukungan besar oleh publik. Tanpa berlama-lama, MBS melanjutkan turnya ke Cina.

Seperti biasa Media anti-Saudi ikut memberitakan kunjungan tersebut. Dari Al Jazeera hingga The Wall Street Journal, namun tidak ada hal yang sensasional yg mereka beritakan, sampai mereka menemukan pernyataan yang bisa mereka pelintir.

TOUR

Banyak sebenarnya yang harus diberitakan. Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, secara pribadi mejemput MBS dari bandara. dan bahasa tubuh di antara mereka menunjukkan bahwa mereka menjalin persahabatan yang akrab, berani saya katakan "bromance".

Pada konferensi pers mereka, MBS mengatakan "consider me an ambassador of Pakistan in Saudi Arabia" dan permohonan Imran Khan  untuk tahanan Pakistan di Saudi tidak hanya didengar, tetapi segera ditindaklanjuti oleh pemerintah Saudi.

Arab Saudi memberi Pakistan bail out $ 3 miliar tahun lalu ketika itu Pakistan sangat membutuhkannya. Ini bukan pertama kalinya Arab Saudi menyelamatkan ekonomi Pakistan, pada 2008 Arab Saudi juga memberi Pakistan bail out $ 15 miliar dan kemudian $ 15 miliar lainnya pada 2013 dan kemudian $ 1,5 miliar pada 2014.

Kali ini Saudi tidak meminta pelunasan dari Pakistan, tetapi mereka ingin berinvestasi. Pada awalnya para analisis menduga MBS akan menandatanganan kesepakatan senilai $ 10 miliar, tetapi pada saat jamuan makan malam, angka tersebut naik menjadi $ 20 miliar

Sementara itu terjadi kekhawatiran terhadap serangan "teroris" di Pulwama akan menyebabkan masalah, tur pun dilanjutkan dengan lancar ke India, dan di sana MBS disambut secara pribadi di bandara oleh Perdana Menteri India Modi.

Meskipun pemerintah India menyalahkan serangan Pulwama pada musuh regionalnya, Pakistan. Di mana sebelumnya MBS telah melakukan tur di Pakistan. Namun tidak meredam sambutan MBS ke India.

Dengan berita regional yang begitu positif ini, publik akan membayangkan jika Al Jazeera dan media anti-Saudi lainnya memiliki sedikit etika jurnalistik, mereka akan meberitakan ini dengan keberanian yang sama seperti mereka memberitakan  berita "anti-Saudi" selama ini.

SUBSTANSI

Setelah MBS menjadi Putra Mahkota, Arab Saudi melancarkan operasi/proyek besar-besaran dengan mendirikan “World Center for Countering Extremist Thought”.

Di sini Arab Saudi berencana memberantas ekstremisme dari akarnya dengan memerangi ideologi yang mengarah ke ekstremisme.

Arab Saudi mewakili Islam Sunni konservatif. Dengan demikian, tuduhan sering diarahkan ke Arab Saudi sebagai tanggapan apabila terjadi serangan terorisme. Dengan “World Center for Countering Extremist Thought”. Arab Saudi ingin menunjukkan kepada dunia bahwa mereka serius ingin memberantas ekstremisme.

Ini ditambah dengan reformasi MBS baru-baru ini, seperti mengizinkan perempuan untuk mengemudi. Dan meyakinkan dunia bahwa Arab Saudi terus menjadi kekuatan untuk perdamaian di dunia.

Dalam turnya ke Asia, MBS menekankan sikap Arab Saudi terhadap terorisme di Pakistan, India dan Cina. Dia memamerkan pencapaian “World Center for Countering Extremist Thought”. Dan dia mengatakan bahwa Cina "has the right to take anti-terrorism and anti-extremism measures to safeguard national security."

Dia melanjutkan dengan mengatakan "Saudi Arabia respects and supports it and is willing to strengthen cooperation with China."

Dan begitulah. Media anti-Saudi menemukan momen dan mengklaim bahwa kata-kata ini tidak dimaksudkan secara umum seperti yang MBS katakan di India dan Pakistan, tetapi sebaliknya mereka media anti-Saudi menuduh MBS telah membela genosida terhadap kaum Uighur.

Padahal dalam pertemuan tersebut MBS tidak menyebut-nyebut nama Uighur dan beliau tidak ditanyai tentang mereka,
pernyataan MBS tersebut disalahartikan sebagai pembenaran untuk genosida.

Bagaimana bisa seseorang membuat lompatan logis dari pernyataan umum yang mempresentasikan "World Center for Countering Extremist Thought", menjadi pembelaan terhadap genosida kaum Muslim di Cina?

Jawabannya mungkin terletak pada fakta bahwa outlet berita media anti-Saudi menunggu Arab Saudi untuk melakukan apa saja yang dapat diputarbalikkan untuk membuat framing bahwa seolah-olah Arab Saudi adalah musuh umat Islam.

Seringkali outlet berita tersebut didukung oleh media anti-Saudi seperti Press TV atau Al Jazeera. Sedangkan terkadang mereka juga adalah pendukung ideologi ekstremis yang mana Arab Saudi telah menenantang Ideologi tersebut.

__________________________________________
Di alih bahasakan dari report Shoaib Hussain.
Artcle Published Muslim World Journal.

Cek pelengkapnya di :
https://millichronicle.com/2019/02/fact-check-saudi-crown-prince-doesnt-defend-chinese-concentration-camps-for-uighur-muslims/
http://www.muslimworldjournal.com/no-mbs-did-not-defend-chinese-genocide-of-uighurs/
Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Ayo bergabung bersama Tim Foto Dakwah, klik disini untuk donasi

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments