Cari Dakwah

Apa hukum berbicara politik di sosmed dalam islam

Baca Juga


Apa hukum bicara politik di medsos? Apa dalilnya?

Baik, kita ambil definisi "Bicara politik" di sini:

- Mengomentari kebijakan pemerintah
- Mengomentari pejabat atau tokoh politik
- Mengomentari berita-berita aktual seputar negeri, negara, dan yang terkait dengannya.

Maka dalil-dalil yang terkait dengannya adalah:

1. Hadits dari Abu Hurairah:

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ

“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat”

Seberapa bermanfaatkah komentar Anda? Bagi diri sendiri maupun orang lain?

2. Hadits dari Abu Hurairah:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت

"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam."

Apakah mengomentari kebijakan yang bukan bidang kita, dan tidak tidak ilmui adalah bentuk berkata yang baik?

Apakah mengomentari orang lain, baik itu pejabat atau yang lainnya -secara mutlak- adalah bentuk perkataan yang baik?

3. Firman Allah Ta'ala:

وَإِذَا جَاءَهُمْ أَمْرٌ مِنَ الْأَمْنِ أَوِ الْخَوْفِ أَذَاعُوا بِهِ ۖ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى الرَّسُولِ وَإِلَىٰ أُولِي الْأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الَّذِينَ يَسْتَنْبِطُونَهُ مِنْهُمْ ۗ وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ لَاتَّبَعْتُمُ الشَّيْطَانَ إِلَّا قَلِيلًا

"Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya.

Padahal kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya akan dapat mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri).

Jika bukan karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syetan, kecuali sebagian kecil saja di antaramu."

[QS An Nisa 83]

Termasuk dalam definisi berita di sini adalah yang menyangkut perkara orang banyak.

Dan Ulil amri itu ada dua golongan:
- Ahli fatwa dan ilmu, yaitu para ulama.
- Pemegang kekuasaan dan keputusan, yaitu pemerintah

Termasuk dalam definisi ulil amri di sini adalah orang-orang bijak yang paham mengenai mashlahat dan mafsadat berita jika disebarkan. Andakah salah satunya?

Sebenarnya masih banyak dalil-dalil lain seperti ayat tabayyun (Al Hujurat 6), ayat mengenai larangan ghibah, hadits larangan namimah, dsb yang bisa menjadi bahan pertimbangan ketika mau "Bicara politik"

Semoga bisa jadi renungan (dan jawaban).

Ragil

Share This Article Facebook +Google Twitter Digg Reddit
Comments
0 Comments

Berlangganan dakwah, masukan emailmu dibawah ini GRATIS