Cari Dakwah

Hukum membaca 3 qul pada rakaat terakhir sholat witir

Baca Juga


❌ *Kesalahan-Kesalahan Di Bulan Ramadhan*

๐Ÿšซ *IMAM MEMBACA SURAH 3 QUL SECARA TERUS MENERUS DI SETIAP RAKAAT TERAKHIR WITIR*

Kita melihat sebagian imam masjid selalu membaca di rakaat terakhir witir: surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, yang kita kenal dengan 3 Qul.

✅Amalan ini adalah pendapat sebagian ulama yang didasarkan oleh hadits yang diriwayatkan oleh Abdul-Aziz ibn Juraij dia berkata:

ุณَุฃَู„ْู†َุง ุนَุงุฆِุดَุฉَ ุจِุฃَูŠِّ ุดَูŠْุกٍ ูƒَุงู†َ ูŠُูˆุชِุฑُ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ู‚َุงู„َุชْ ูƒَุงู†َ ูŠَู‚ْุฑَุฃُ ูِูŠ ุงู„ْุฃُูˆู„َู‰ ุจِุณَุจِّุญِ ุงุณْู…َ ุฑَุจِّูƒَ ุงู„ْุฃَุนْู„َู‰ ูˆَูِูŠ ุงู„ุซَّุงู†ِูŠَุฉِ ุจِู‚ُู„ْ ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ْูƒَุงูِุฑُูˆู†َ ูˆَูِูŠ ุงู„ุซَّุงู„ِุซَุฉِ ุจِู‚ُู„ْ ู‡ُูˆَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุฃَุญَุฏٌ ูˆَุงู„ْู…ُุนَูˆِّุฐَุชَูŠْู†ِ

Kami bertanya kepada 'Aisyah dengan (surat) apakah Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam membaca dalam witir? Dia menjawab: pada raka'at pertama beliau membaca SABBIHISMA RABBIKAL 'A'LA, pada raka'at kedua QUL YAA AYYUHAL KAAFIRUUN dan pada raka'at ketiga QUL HUWALLAAHU AHAD dan AL MU'AWWIDZATAIN (Al Falaq dan An Nas).

๐Ÿ“šHadits ini dikeluarkan oleh Abu Dawud no.1424, At-Tirmidzi no.463, Ibnu Majah no.1173, dan selain mereka.

✅hadits ini lemah, dengan dua sisi kelemahan:
1-Abdul-Aziz ibn Juraij, lemah. Berkata Al-Hafidz Al-Bukhari:
ู„ุง ูŠุชุงุจุน ููŠ ุญุฏูŠุซู‡
"Tidak diikuti (berkesendirian) dalam haditsnya."

Dan berkata Al-Hafidz Ibnu Hajr:
ู„ูŠู†.
Lemah.

2-Abdul-Aziz ibn Juraij ini belum pernah mendengar dari Aisyah, sebagaimana ditetapkan oleh Imam Ahmad, Al-Ijli dan Ad-Daruqutni.

Dan memiliki beberapa jalan dan penguat, akan tetapi sangat lemah sehingga tidak bisa menguatkannya.
๐Ÿ“š(Im'รฃnun-Nazhar:241-242)

✅yang shahih adalah membaca Al-A'la pada rakaat pertama, Al-Kafirun pada rakaat kedua, dan ketiga cukup Al-Ikhlas.

Berdasarkan hadits Ubay ibn Ka'ab radhiyallahu anhu:

ูƒَุงู†َ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ูŠَู‚ْุฑَุฃُ ูِูŠ ุงู„ْูˆِุชْุฑِ ุจِุณَุจِّุญْ ุงุณْู…َ ุฑَุจِّูƒَ ุงู„ْุฃَุนْู„َู‰ ูˆَูِูŠ ุงู„ุฑَّูƒْุนَุฉِ ุงู„ุซَّุงู†ِูŠَุฉِ ุจِู‚ُู„ْ ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ْูƒَุงูِุฑُูˆู†َ ูˆَูِูŠ ุงู„ุซَّุงู„ِุซَุฉِ ุจِู‚ُู„ْ ู‡ُูˆَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุฃَุญَุฏٌ

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika shalat witir membaca Sabbihis-Marabbikal-A'la (Al-A'Ia), pada rakaat kedua membaca Qul Ya Ayyuhal-Kaafirun (Al-Kafirun), dan pada rakaat ketiga membaca Qul Huwallahu Ahad (Al-Ikhlas).

๐Ÿ“š(HR.An-Nasai dan selainnya, dan dishahihkan oleh Al-Albani dan Al-Wadi'i, juga telah shahih dari hadits Abdurrahman ibn Abza radhiyallahu anhu)

Berkata Al-Hafidz At-Tirmidzi rahimahullah dalam Sunannya:
"(Pendapat) yang dipilih oleh kebanyakan ahli ilmu dari kalangan Sahabat Nabi shallallahu alaihi wasallam dan setelah mereka adalah membaca "Sabbihis Marabbikal-A'la, Qul Ya Ayyuhal-Kafirun, dan Qul Huwallahu Ahad. Dibaca di setiap rakaat dengan satu surah."

➡sebagian ulama berpendapat bolehnya membaca 3 Qul tersebut kadang-kadang. Dalam masalah ini ada keluasan. Sekalipun yang afdhol adalah mencukupkan apa yang telah shahih.

ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚.

๐Ÿ—“15 Ramadhan 1439
✍๐ŸปMuhammad Abu Muhammad Pattawe,

๐Ÿ•ŒDarul-Hadits Ma'bar-Yaman.
Share This Article Facebook +Google Twitter Digg Reddit
Comments
0 Comments

Berlangganan dakwah, masukan emailmu dibawah ini GRATIS