Cari Dakwah

Hukum minta maaf untuk tidak mengucapkan natal

Baca Juga



Kesan yang nampak ialah "oh bijaksana sekali ustadz ini". Namun tanpa perlu meminta maaf kita katakan kepada beliau : Anda salah apa wahai ustadz kepada mereka para kafir nashrani sehingga anda berulang-ulang meminta maaf dengan sebesar-besarnya karena tidak bisa mengucapakan selamat natal ? Ini adalah prinsip sebagaimana yang anda sebutkan bahwa terdapat unsur pengakuan terhadap agama mereka dibalik ucapan selamat natal.

Ini jelas sekali ranahnya ialah ranah Aqidah, prinsip yang harus dipertahankan oleh setiap muslim tanpa perlu meminta maaf kepada siapapun. Anggat kepalamu, tegakkan badanmu dan katakan dengan penuh Izzah kepada mereka sebagaimana Ibrahim 'alaihis salam dan kaum mukminin berkata kepada kafirin :

إِنَّا بُرَآءُ مِنكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاءُ أَبَدًا حَتَّىٰ تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَحْدَهُ إ

“Sesungguhnya telah ada suri teladan yang baik bagi kalian pada Ibrahim dan orang-orang yang bersamanya; ketika mereka berkata kepada kaumnya: ‘Sesungguhnya kami berlepas diri dari kalian dan apa yang kalian sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran) kalian serta telah nyata antara kami dan kalian permusuhan dan kebencian untuk selama-lamanya, sampai kalian beriman kepada Allah saja."

Kita mengingkari perayaan natal dan ucapan selamat atasnya karena inilah sikap yang seharusnya ada pada setiap muslim. Kita berlepas diri dari mereka dan agama mereka, dari klaim Isa anak Allah, dari klaim Isa lahir pada tanggal 25 Desember (musim dingin) padahal Al-Qur'an menegaskan Isa lahir dimusim panas. Kita berlepas diri dari hari raya mereka yang penuh kekufuran, dan para ulama kita menyatakan bahwa barang siapa yang meridhai kekufuran, maka ia kafir.

Sekali lagi, angkat kepalamu dan tegakkan badanmu seraya berkata kepada mereka : Inilah Aqidah kami !

____

✍️ Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin

https://m.youtube.com/watch?feature=share&v=uhn3jN7pyS4
Share This Article Facebook +Google Twitter Digg Reddit
Comments
0 Comments

Berlangganan dakwah, masukan emailmu dibawah ini GRATIS