Cari Dakwah

Apakah qurban tetap sah jika mencukur rambut dan memotong kuku?

Baca Juga :

Fotodakwah.com -



@lambeturah Reposted from @cerminsunnah 📌Apakah Qurban Tetap Sah Jika Shohibul Qurban Mencukur Rambut dan Kuku?


Setelah masuk bulan Dzulhijjah, para pengkurban tidak boleh memotong rambut dan kuku. 

Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


‎إِذَا رَأَيْتُمْ هِلاَلَ ذِى الْحِجَّةِ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّىَ فَلْيُمْسِكْ عَنْ شَعْرِهِ وَأَظْفَارِهِ


“Jika kalian telah melihat hilal Dzulhijah (yakni telah masuk satu Dzulhijah, pen) dan kalian ingin berqurban, maka hendaklah shahibul qurban membiarkan (artinya tidak memotong) rambut dan kukunya. (HR. Bukhari)


Larangan pada hadis ini adalah bermakna haram. Sebagaimana dijelaskan oleh Imam Ahmad dan Imam Ishaq. Kesimpulan inilah yang dinilai kuat oleh komisi fatwa kerajaan Saudi Arabia (Lajnah Da-imah).


(Lihat : Fatawa Lajnah Da-imah nomor 1407)


Syekh Abdulaziz bin Baz rahimahullah menguatkan kesimpulan ini,


‎إذا دخل الشهر هل هلاله؛ حرم على الذي يريد الضحية من رجال أو نساء أخذ شيء من الشعر أو الظفر أو البشرة، من جميع البدن


Jika telah memasuki bulan Dzulhijjah, diharamkan bagi setiap orang yang ingin berqurban, baik laki maupun perempuan, untuk memotong rambut kepala, kuku dan rambut kulit atau seluruh rambut yang ada pada tubuhnya. (Dikutip dari situs resmi beliau: binbaz org sa)


Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Ayo bergabung bersama Tim Foto Dakwah, klik disini untuk donasi

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments