Cari Dakwah

Hadist palsu : keutamaan memotong kuku pada hari tertentu

Baca Juga :

 





__


••

Hadits Maudhu' (Palsu)

----------

📌 Imam As-Sakhawi berkata:


“Tidak ada satu pun hadits yg shahih dari Nabi shallallahu’alaihi wasallam yang menerangkan tata cara dan penetapan hari-hari tertentu untuk memotong kuku.”


📚 (Lihat Al-Maqashid Al-Hasanah hal. 422).

-----------

■Adapun Hadits Yang Shahih dalam bab ini ialah:


📌 Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


“Ada lima jenis fithrah/kesucian, yaitu •khitan, •mencukur bulu kemaluan, •memotong kumis, •memotong kuku, serta •mencabut bulu ketiak“.


📚 [Hadits Shahih Riwayat Bukhari no. 5891, Muslim no. 258].


■Batas maksimal memanjangkan Kuku, bulu kemaluan, bulu ketiak, kumis, itu 40 hari,


📌 Hal ini berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu menceritakan:


“Kami diberi batasan maksimal dalam perkara memendekkan kumis, memotong kuku, mencabut bulu (ketiak), mencukur bulu kemaluan, agar semua itu tak boleh dibiarkan (tumbuh memanjang) lebih dari 40".


📚 [Hadits Shahih Riwayat Muslim no. 258]


Atas dasar ini sebagian Ulama bahkan menyatakan haramnya seseorang memanjangkan dan tak mencukur perkara di atas lebih dari 40 hari.


📚 (Majmu’ Fatwa Bin Baaz X:50).


■Dibolehkan memotong kuku pada Malam hari ataupun Siang Hari.


📌 Syaikh bin Baz rahimahullah berkata:


"Memotong kuku-kuku jari baik di malam hari maupun di siang hari adalah boleh. Secara mutlak hal itu disyari'atkan baik dilakukan pada malam maupun siang hari".


(Sumber https://binbaz.org.sa/fatwas/1452/)


Allahu'alam

----------⠀

Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Ayo bergabung bersama Tim Foto Dakwah, klik disini untuk donasi

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments