Cari Dakwah

Menjawab tuduhan Ibnu Taimiyah rujuk ke akidah asyariyah

Baca Juga :

Fotodakwah.com -

 



Ibnu Taimiyah Rujuk ke Aqidah Asy’ariyah??


Tidak ragu lagi kejadian penghakiman ibnu Taimiyah di tahun 705 H di Mesir. Namun penyebutan bahwa beliau rujuk dengan sukarela dan tanpa paksaan kepada aqidah Asy’ariyah adalah kedustaan karena:


1. Setelah kejadian itu beliau menulis kitab kitab bantahan terhadap aqidah Asy’ariyah, maturidiyah, jahmiyah dan sebagainya. Seperti kitab Dar’u ta’arudhil ‘aqli wannaql. Kitab Ash Shofadiyah. Kitab An Nubuwat. Kitab Minhajussunnah dll. Dan ini bantahan yang paling tegas bahwa beliau tidak rujuk kepada aqidah asy’ariyah. 


2. Murid murid beliau terutama ibnu Qayyim tidak pernah menyebutkan bahwa beliau rujuk kepada aqidah asy’ariyah. Padahal beliau murid yang paling dekat dengan ibnu Taimiyah. Bahkan menemani beliau dalam penjara hingga meninggalnya. Diantaranya Ibnu Qayyim berkata menyebutkan kisah tersebut dalam kitab Madarijussalikin (2/489-490):


ولما طُلِب إلى الديار المصرية، وأُرِيدَ قتلُه، بعد ما أُنضِجَت له القُدُور، وقُلِّبت له الأمور؛ اجتمعَ أصحابُه لوداعه، وقالوا: قد تواترتِ الكُتُب بأنَّ القوم عامِلُون على قتلِك! فقال: والله لا يصِلُون إلى ذلك أبداً. قالوا: أفتُحبَس؟ قال: نعم، ويطولُ حبسي، ثم أَخرُج وأتكلَّمُ بالسُّنَّة على رؤوس الناس. سمعتُه يقول ذلك


“Ketika beliau diminta untuk pergi ke Mesir dan akan dibunuh setelah dipanaskan kuali dan perkara diputar balikkan. Para shahabat ibnu Taimiyah berkata, “Surat surat telah mutawatir bahwa mereka benar benar akan membunuhmu.” Beliau berkata, “Demi Allah mereka tidak akan sampai kepada itu.” Mereka berkata, “Apakah angkau dipenjara?” Beliau berkata iya, bahkan lama aku di penjara kemudian aku dikeluarkan dan aku berbicara di hadapan manusia dengan sunnah.” Aku mendengarnya beliau mengatakan demikian.” 


3. Para ulama yang menulis kitab khusus biografi ibnu Taimiyah seperti imam Al Barzali dan ibnu Abdil Hadi tidak juga menyebutkan bahwa beliau rujuk.


4. Imam Adz Dzahabi menyebutkan dalam kitab durrotul yatimah fii siirotitaimiyah bahwa beliau diancam akan dibunuh dan dipaksa untuk menulis kitab tersebut. 

Denikianlah memang, para ahlul bid’ah akan bersikap arogan dan bahkan mengancam dengan pembunuhan lalu diputarbalikan fakta. Allahul Musta’an…

Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Ayo bergabung bersama Tim Foto Dakwah, klik disini untuk donasi

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments