Cari Dakwah

Hukum posting copas poster dakwah dengan crop/potong sumbernya dalam Islam

Baca Juga :

Fotodakwah.com -

 



HUKUM COPAS/SHARE DENGAN MEMBUANG PENULIS/SUMBERNYA


✔️ Wahai hamba Allah yang menginginkan kebaikan, apa sulitnya mencantumkan penulis suatu artikel atau sumber artikel yang anda sebarkan..?!


✔️ Karena menulis artikel itu tak segampang seperti copas atau share..!


✔️ Hormatilah hasil jerih payah seseorang dalam meneliti dan menyusunnya menjadi sebuah artikel..!


✔️ Ingatlah, siapa saja yang menyebarkan artikel dengan membuang penulis atau sumbernya, maka ia adalah pendusta.


Nabi ﷺ bersabda :


الْمُتَشَبِّعُ بِمَا لَمْ يُعْطَ كَلاَبِسِ ثَوْبَىْ زُورٍ


“Orang yang (berpura-pura) berpenampilan dengan sesuatu yang tidak diberikan kepadanya (copas/share artikel) bagaikan orang yang memakai dua pakaian palsu (kedustaan).” (HR. Bukhari : 4921 dan Muslim : 2129)


👉🏻 Copas/ngeshare artikel dengan membuang penulis atau sumbernya, maka ia sedang mengaku bahwa *tulisan/artikel tersebut* adalah miliknya, atau kata lain sedang mengaku bahwa tulisan tersebut yang ia share adalah tulisannya sendiri, sementara aslinya bukan tulisannya, maka ia telah berdusta dengan sesuatu yang tidak ia miliki. 


1⃣ Apakah tidak malu jika seorang mengontrak rumah, namun ia mengaku di luar sana bahwa rumah tersebut miliknya?.


2⃣ Apakah tidak malu jika seorang meminjam kendaraan dari orang lain, namun ia mengaku di luar sana bahwa kendaraan tersebut miliknya?


3⃣ Apakah tidak malu jika seorang menyebarkan artikel atau faidah, namun ia mengaku di luar sana bahwa yang dishare tersebut miliknya, dengan tidak mencantumkan penulis atau sumbernya?


⁉️ Apa engkau tidak malu...?!


⁉️ Apa engkau ingin disebut sebagai orang yang berilmu...?!


⁉️ Apa engkau ingin disebut sebagai Ustadz...?!


⁉️ Apa engkau ingin mencari pujian dan sanjungan di medsos...?!


☑️ Sifat orang mukmin itu jujur dan amanah.


Nabi ﷺ bersabda :


 عليكم بِالصِّدْقِ ، فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ إِلَى الْبِرِّ ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِيْ إِلَى الْجَنَّةِ


“Wajib atas kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan seseorang ke Surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)


🚦 Saudaraku kejujuran adalah kewajiban bagi setiap mukmin, dan salah satu bentuk dari kejujurannya adalah mencantumkan penulis dan sumber link artikelnya.


👉🏻 Jika engkau mendapatkan faidah kajian atau nasihat dari seseorang Ustadz, maka cantumkan ketika dirimu akan ngeshare faidah tersebut, jangan engkau sandarkan kata-kata mutiaranya kepada dirimu, seakan-akan itu milikmu, dengan sebab hal itu engkau dapat sanjungan di dunia ghaib medsos.


🚫 Jika engkau mendapatkan poster dakwah lalu dirimu share kemana-mana, maka sebelumnya jangan engkau crop/potong sumbernya..!


🚫 Jika engkau mendapatkan video dakwah atau nasihat lalu dirimu dishare kemana-mana, maka sebelumnya jangan engkau edit logo atau ditutup sumber aslinya..!


⚠️ Ingatlah wahai saudaraku...! jika engkau mengeshare artikel, poster atau video dakwah lengkap dengan sumbernya saja yaitu mencantumkan penulis atau sumbernya, namun dirimu belum mengamalkan apa yang engkau copas/share itu saja tak boleh dan tercela bahkan itu sifatnya orang-orang yahudi, sebagaimana firman Allah Ta'ala :


۞ أَتَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنْسَوْنَ أَنْفُسَكُمْ وَأَنْتُمْ تَتْلُونَ الْكِتَابَ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ


“Mengapa kalian menyuruh orang lain (mengerjakan) kebaikan, sedangkan dirimu melupakan (kewajiban) mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka apakah kalian tak berpikir?” (QS. [Al-Baqarah : 44)


👉🏻 Apalagi sudah dishare kemana-kemana namun diirimu belum mengamalkan isi dan penulis atau sumbernya dibuang, ini musibah yang lebih besar menimpamu dibandingkan isi QS. Al-Baqarah ayat 44.


⚠️ Wahai saudaraku, cantumkan penulis dan sumber artikel, poster, faidah yang dirimu dapatkan atau videonya sebelum engkau share kemana-mana..!


🚫 Jangan engkau buang penulis dan sumber artikelnya, karena hal tersebut adalah korupsi (pencurian) ilmu agama, jika seorang korupsi harta benda saja berdosa, apalagi korupsi ilmiah dari seorang yang menulis artikel, maka dosanya lebih besar, karena telah melakukan kedustaan dalam urusan agama.


⚠️ Semua artikel yang telah engkau sebarkan akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah Ta'ala, pada waktu itu tidak ada yang bisa menolong dan mengelak dari persidangan Allah.


⚠️ Jika engkau lebih siap dengan kedustaan yang disandarkan seakan itu milikmu atau hasil karyamu, maka lanjutkanlah perbuatan curangmu dengan membuang penulis artikel dan sumbernya..!


⚠️ Jika engkau takut dosa dan ancaman bagi orang-orang pendusta dan pelaku korupsi, maka tobatlah segera dengan tobat yang sebenarnya..!


⚠️ Karena hukum tulisan sama dengan hukum ucapan, jangan engkau kurangi atau tambahkan artikel, faidah, poster dan video nasihat yang engkau dapatkan..!


✔️ Amanahlah, maka engkau akan selamat..!


✔️ Khianatlah, maka engkau akan celaka..!


🏷️Semoga nasihat ini bisa menjadi penyebab kembalinya kaum muslimin yang pernah melakukan copas/ngeshare artikel, namun telah membuang penulis dan sumbernya agar tidak diulangi lagi.


📌 Semoga bermanfaat, Barakallahufikum


🔽➖➖➖🔽➖➖➖🔽


🖊 Penulis : Ustadz Abu Salman Al-Kwasayni hafizhahullah

🌐 Sumber : http://al-kwasayni.com/


🔽🔽🔻 Gabung Yuk 🔻🔽🔽


Facebook : https://facebook.com/AdaYangBertanya

Instagram : @AdaYangBertanya

Telegram : https://t.me/AdaYangBertanya


#adayangbertanya

Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Klik disini untuk sedekah dakwah, untuk membantu dakwah kami

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments