Cari Dakwah

Hukum tidur dalam keadaan tidak mandi junub

Baca Juga :

Fotodakwah.com -

 



Suami istri yang melakukan hubungan intim pada malam hari terkadang tidak memungkinkan bagi mereka untuk melakukan mandi junub pada malam itu juga. Bisa jadi udara sangat dingin atau kelelahan dan mengantuk. Apakah boleh bagi mereka untuk tidur dalam keadaan junub? 

 

Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah boleh dan disunahkan agar wudu sebelum tidur, serta yang lebih afdal adalah mandi junub. Bahkan, ada ulama yang berpendapat bisa juga melakukan tayamum. 

 

Syekh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah menjelaskan bahwa tidak harus mandi sebelum tidur jika berada dalam keadaan junub, dan cukup berwudu. Beliau rahimahullah berkata, “Hadis tersebut (dalam gambar) menunjukkan disyariatkannya berwudu (ketika junub). Dan sunahnya adalah berwudu sebelum tidur. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu melakukannya. Apabila ia mandi (sebelum tidur), ini lebih utama.”. 

 

Antara mandi junub dan wudu adalah perkara yang lapang. Terkadang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi junub, dan terkadang beliau berwudu. Sebagaimana penjelasan ibunda ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha ketika ditanya oleh ‘Abdullah bin Abu Qais mengenai keadaan Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam; 

 

“Bagaimana perbuatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jika dalam keadaan junub? Apakah beliau mandi sebelum tidur ataukah tidur sebelum mandi?” ‘Aisyah menjawab, “Semua itu pernah dilakukan oleh beliau. Kadang beliau mandi, lalu tidur. Kadang pula beliau berwudu, barulah tidur.” ‘Abdullah bin Abu Qais berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan segala urusan begitu lapang.” (HR. Muslim). 

 

Semoga bermanfaat. 

 

Penulis: Ustadz Raehanul Bahraen 

Artikel: Muslim.or.id


📷 @iputudjonie x @thesunnah_path

Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Ayo bergabung bersama Tim Foto Dakwah, klik disini untuk donasi

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments