Cari Dakwah

Hizbiyah menurut ulama dakwah salafy

Baca Juga :

Fotodakwah.com -

 



HIZBIYAH MENURUT ULAMA DAKWAH SALAFIYAH


Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi Al-Atsari rahimahullahu berkata: 

"Ketika kaum muslimin terpecah belah menjadi berbagai macam golongan dan kelompok, mereka berwala’ (berloyalitas) dan berbara’ (berlepas diri) berdasarkan fanatik golongan. Tolok ukur kebenaran menurut mereka adalah fanatik golongan (baik berupa ormas, yayasan, ponpes, sekolah tinggi dll) tidak ada selainnya. Engkau mendapati mereka -sungguh sangat memprihatinkan- tidak menghargai kebenaran ketika datang bukan dari golongan mereka (yang di atas kebenaran dijelek-jelekkan sedangkan anggotanya yang jelas-jelas postingannya sesat bahkan kufur dilindungi dan dipuji)." (Ad-Dakwah Ilallah hal. 24 oleh Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi Al-Atsari rahimahullahu)


* Kalau ada yang mengatakan di antara ciri yang terjangkit hizbi adalah sangat takut dan khawatir jika ada anggota yang keluar dari kelompok tersebut. Maka sungguh ini adalah persaksian orang dalam sendiri.


- Siapakah yang suka menginterogasi dan mengintimidasi santri/alumni dan jamaah kajian karena masih kontak atau membantu atau ngaji dengan ustadz yang tidak dia sukai?!

- Siapakah yang suka melarang alumni atau takmir masjid untuk mengundang ustadz yang tidak dia sukai untuk mengisi kajian?!

- Siapakah yang mengancam takmir masjid "kalau ustadz Fulan (yang tidak dia sukai) masih ngajar di masjid itu, maka (mereka) akan mogok ngajar"?!

Jadi siapa yang takut?! Siapa yang hizbi?! 


يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِمَ تَقُوْلُوْنَ مَا لَا تَفْعَلُوْنَ - كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللّٰهِ اَنْ تَقُوْلُوْا مَا لَا تَفْعَلُوْنَ


"Wahai orang-orang yang beriman, Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? (Itu) sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan." (QS. Ash-Shaf : 2-3)

Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Klik disini untuk sedekah dakwah, untuk membantu dakwah kami

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments