Cari Dakwah

Hukum menantu menikahi mertua dalam Islam, apakah mantan mertua masih mahram?

Baca Juga :

 



HUKUM MENANTU MENIKAHI IBU MERTUA


Tidak boleh atau haram hukumnya seorang menantu menikahi ibu mertua karena ibu mertua menjadi mahram selamanya atau disebut dengan mahram muabbad,


Jadi meskipun sudah cerai dengan istrinya yang notabene anak dari ibu mertuanya, status kemahraman tetap berlaku selamanya. Jadi ibu mertua tetap mahram meskipun sudah cerai


Hal ini berdasarkan keumuman ayat


حُرِّمَتْ عَلَيْكُمْ أُمَّهَاتُكُمْ وَبَنَاتُكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ وَعَمَّاتُكُمْ وَخَالَاتُكُمْ وَبَنَاتُ الْأَخِ وَبَنَاتُ الْأُخْتِ وَأُمَّهَاتُكُمُ اللَّاتِي أَرْضَعْنَكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ مِنَ الرَّضَاعَةِ وَأُمَّهَاتُ نِسَائِكُمْ وَرَبَائِبُكُمُ اللَّاتِي فِي حُجُورِكُمْ مِنْ نِسَائِكُمُ اللَّاتِي دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَإِنْ لَمْ تَكُونُوا دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ وَحَلَائِلُ أَبْنَائِكُمُ الَّذِينَ مِنْ أَصْلَابِكُمْ وَأَنْ تَجْمَعُوا بَيْنَ الْأُخْتَيْنِ إِلَّا مَا قَدْ سَلَفَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا


Dan dijelaskan oleh syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Ustaimin


قال الشيخ محمد بن صالح العثيمين – رحمه الله - :


فإذا عقد الرجل على امرأة حرمت عليه أمُّها ، وصار من محارمها ، وإن لم يدخل بها ، يعني : وإن لم يدخل بالبنت ، فلو قدِّر أن البنت ماتت أو طلَّقها : فإنه يكون محرَماً لأمِّها ، ولو قدر أنه تأخر دخوله على المرأة التي تزوجها : فإنه يكون محرَما لأمِّها تكشف وجهها عنده ، ويسافر بها ، ويخلو بها ، ولا حرج عليه ؛ لأن أم الزوجة وجدتها يحرُمْن لمجرد العقد ؛ لعموم قوله تعالى : ( وأمهات نسائكم ) ، والمرأة تكون من نساء الزوج بمجرد العقد .

(https://binothaimeen.net/content/8937)


Berbeda dengan mahram muaqqat atau mahram sementara, boleh menikahi dengan mahram sementara apabila telah cerai dengan istrinya


Misalnya saudari kandung istri atau bibi istri, tidak boleh menikahi jika masih status pernikahan dgn istri, apabila istrinya wafat atau ia telah cerai dengan istrinya, boleh menilmlah dengan saudari istri atau bibi istri setelahnya


Penyusun: Raehanul Bahraen


#nikah #menikah #mertua

Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Klik disini untuk sedekah dakwah, untuk membantu dakwah kami

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments