Cari Dakwah

Ada kesyirikan dalam lagu ya Thoybah dan dari Syiah

Baca Juga




@ummumaha Berkata al’Allamah Shalih asSuhaimiy hafizhahullah:


[youtube=https://youtube.com/watch?v=e5G9zRpYdNc&rel=0]


“Ya Thaybah …! Ya Thaybah…! “


Ini adalah SYIRIK. Iya. Ini jelas syirik.


Engkau memanggil/menyeru/berdoa kepada Thaybah, yaitu orang selain Allah.


“Ya Dawal ‘ayanaa”


(Wahai yang menyembuhkan penyakit kami)


Siapa yang bisa menyembuhkan orang yang sakit?!!!


Allah ataukah Thaybah ?!!


Jika engkau berdoa kepada Thaybah untuk menyembuhkanmu maka engkau telah musyrik !!


Dan sekarang ini lagu tersebut diputar/diedarkan bebas di berbagai handphone (bahkan di tengah-tengah anak-anak kecil) dan beredar-luas di semua tempat !!

----

Nyanyian Ya Thoybah itu isinya berbahaya bagi Islam, karena ghuluw (berlebih-lebihan) dalam memuji Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu.


Ya ‘Aliyya bin Abii Thoolib Minkum mashdarul mawaahib.


Artinya: “Wahai Ali bin Abi Thalib, darimulah sumber keutamaan-keutamaan (anugerah-anugerah atau bakat-bakat).”


Bagaimanapun, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu adalah manusia biasa, bukan Tuhan.


Di dalam nyanyian itu sampai disanjung sebegitu, dianggap, dari Ali lah sumber anugerah-anugerah atau bakat-bakat atau keutamaan-keutamaan. Ini sangat berlebihan alias ghuluw.


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


َ إِيَّاكُمْ وَالْغُلُوَّ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِالْغُلُوِّ فِي الدِّينِ


Artinya: “Jauhilah olehmu ghuluw (berlebih-lebihan), karena sesungguhnya rusaknya orang sebelum kalian itu hanyalah karena ghuluw –berlebih-lebihan– dalam agama.” (HR Ahmad, An-Nasaai, Ibnu Majah, dan Al-Hakim, dari Ibnu Abbas, Shahih).


Ali radhilahu anhu sendiri pernah disikapi seperti itu.


Abdullah bin Saba’, pendeta Yahudi dari Yaman yang pura-pura masuk Islam, bekata kepada Ali:


“Engkau lah Allah”.


Maka Ali bermaksud membunuhnya, namun dilarang oleh Ibnu Abbas.


Kemudian Ali cukup membuangnya ke Madain (Iran). Dalam riwayat lain, Abdullah bin Saba’ disuruh bertaubat namun tidak mau.


Maka ia lalu dibakar oleh Ali (dalam suatu riwayat). (lihat Rijal Al-Kusyi)


=====

Yuk dukung terus dakwah kami dengan memfollow dan share postingan kami.

📲 Instagram: @ummumaha

SHARE ARTIKEL INI :
Comments
0 Comments

Berlangganan dakwah, input emailmu disini gratis:

Delivered by FeedBurner