Cari Dakwah

Kisah : ketika jenazah yang telah dimakamkan, datang kembali karena tidak tahlilan

Baca Juga :

 



Khotib Jum'at tadi adalah salah satu anggota MUI jambi. 


Beliau mengisahkan ada seorang muslimah meninggal dunia. Kemudian kepengurusan jenazah diambil alih oleh suami dan pihak keluarga. Mulai dari memandikan, mengkafani dan menguburkan jenazah dilakukan sesuai dengan sunnah-sunnah Nabi shallallahu 'alayhi wa sallam.


Setelah semua proses selesai, mulailah timbul isu-isu dari warga, karena kepengurusan jenazah tidak dilakukan sebagaimana adat istiadat warga.


Keesokan harinya warga dibuat gempar karna jam 12 malam si muslimah yang wafat ini kabarnya datang mengetuk beberapa rumah warga dan meminta agar dilepaskan tali pocongnya.


Akhirnya berita ini heboh hingga menimbulkan keributan. Kemudian datanglah pihak polisi dan pihak MUI untuk mengklarifikasi kejadian tersebut.


Awalnya pihak MUI bertanya kepada suami jenazah muslimah tersebut.

"apakah bapak membuka tali pocongnya.?"


Suaminya pun menjawab. "iya kami buka pak"


Kemudian pihak MUI pun melakukan investigasi kepada warga-warga yang katanya diketuk pintu rumahnya oleh pocong tadi.


Sesampainya di rumah pertama, pihak pertama pun mengatakan "bukan rumah saya tapi rumah sebelah pak". lalu pergilah Pihak MUI ke rumah berikutnya.


Walhasil rumah kedua pun juga mengelak dan menunjuk rumah di depannya. Pihak MUI pun pindah ke rumah berikutnya dan hasilnya pun sama saja.


Setelah dikroscek oleh pihak MUI dan kepolisian, ternyata kasus ini adalah kedustaan yang sengaja dibuat oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.


Ternyata penyebab utamanya adalah tidak ada acara LKMD (lokak makan daging) bahasa Jambi. atau yg kita kenal dengan acara tahlilan.


Mendengar cerita ini saya hanya nahan ketawa saja. ^^

kisah ini diceritakan langsung oleh pihak MUI.


via Hariri Ammar

Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Ayo bergabung bersama Tim Foto Dakwah, klik disini untuk donasi

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments