Cari Dakwah

Kenapa Russia dan Ukraina bisa perang? Ini cerita mudah dipahami dalam bentuk sinetron

Baca Juga :

Fotodakwah.com -

 



RUSIA vs UKRAINA

(Dalam versi sinetron agar mudah di mengerti)


Saya yakin semua orang bingung, jika versi berita Rusia vs Ukraina terlalu rumit, disarankan untuk membaca versi sinetronnya 


Cerita ini dimulai lebih dari 20 tahun yang lalu. Ukraina (istri) menceraikan mantan suaminya (Rusia). Dan atas kesepakatan bersama, beberapa anak menjadi miliknya.


Mantan suaminya juga sangat akomodatif padanya dan meninggalkan banyak harta keluarga untuknya. Mantan suaminya juga melunasi lebih dari $200 miliar utang untuknya.


Setelah menyingkirkan mantan suaminya, mantan istri itu mulai bergaul dengan para begundal dan mulai tergoda oleh seorang kepala preman (Amarika) dan keluarga preman (NOTA) sampai dia benar-benar dalam pelukan mereka. Sang mantan suami pun tidak peduli terhadap kelakuan mantan istrinya.


Tapi sikap sang mantan suami mulai berubah karena merasa terganggu ketika para preman tersebut mulai memanfaatkan mantan istrinya untuk mengancam dan berniat mengkerdilkan dirinya serta merebut hartanya di desa tersebut. 


Sang mantan suami mulai marah dan sebagai peringatan pada mantan istrinya, dia mengambil kembali salah seorang anak mereka yang bernama Krimea.


Sang mantan istri mulai menyimpan dendam dan mimpi, dia ingin menikah dengan keluarga preman (NOTA) dan bermimpi suami barunya nanti akan membalas dendamnya ke mantan suaminya. Namun kepala preman dan keluarga preman menolak untuk menikahinya, dia hanya digunakan oleh mereka untuk memprovokasi mantan suaminya (agar tidak pernah terjadi stabilitas di desa tersebut dan mereka selalu berpecah belah).


Melihat kelakuan ibu mereka yang semakin melunjak, dua anak mereka lainnya yaitu Donetsk dan Luhansk ingin keluar dari rumah ibunya, tidak mau lagi tinggal bersama ibunya. Mereka memohon pada ayahnya untuk mengeluarkan mereka dari rumah ibunya.


Kepala preman dan keluarganya (NOTA) terus menerus mendorong sang mantan istri untuk berani melawan mantan suaminya. Sebagai tanda dukungan, mereka terus mengirim senjata-senjata usang dan amunisi kadaluarsa (yang sudah tidak mereka pakai lagi) agar sang mantan istri memiliki keberanian untuk bertengkar dengan mantan suaminya. Mereka juga memberi janji akan membelanya dalam pertikaian ini. 


Karena terus menerus diprovokasi, sang mantan suami akhirnya bertindak mengambil kembali dua anaknya yang memohon untuk dibebaskan dari rumah ibunya (Donetsk dan Luhansk). 


Sang mantan istri mengira ia mempunyai backing yang kuat, namun ternyata ketika sang mantan suami sudah benar-benar murka dan menyerang, para preman justru bersembunyi hanya berkoar-koar mencaci sang mantan suami dan mengajak seisi desa memusuhi sang mantan suami.


Itulah sedikit penjelasan tentang hubungan antara Rusia, Ukraina, Amarika, NOTA, Dll, dengan versi sinetron keluarga.


Semoga bisa di mengerti alur ceritanya?


Copas dengan sedikit perubahan tanpa merubah makna insyaallah.


Copas dari Abu Fatih Arabus Jairi

Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Klik disini untuk sedekah dakwah, untuk membantu dakwah kami

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments