Search

Apakah ngaji harus pilih pilih ustad dan guru? Bedakan antara menerima kebenaran dengan mencari kebenaran

Baca Juga :

 




thesunnah_path Apakah ngaji itu harus pilih-pilih guru? TIMBANGAN " Al-haq yuqbal min kulli ahad wa laa yuthlab min kulli ahad" الحق يقبل من كل أحد ولا يطلب من كل أحد* "Kebenaran itu diterima dari siapa saja, tapi kebenaran itu tidak boleh dicari dari siapa saja" * perkataan syekh Ali bin Hasan al_Halaby, ucapan ini diambil dari faedah dauroh masyayikh STAI ALI BIN ABI THALIB SURABAYA di Trawas.* Penjelasan dari faedah di atas: Jika anda menjumpai kebenaran (sesuai al-Qur'an dan Sunnah) dari manapun datangnya maka terimalah, bahkan dari orang kafir dan Iblis sekalipun maka terimalah kebenaran tersebut Dalam hal ini berlaku ucapan: انظر ما قال ولا تنظر من قال " undzur maa qol wala tandzur man qol" Lihatlah apa yang diucapkan jangan lihat siapa yang mengucapkan Akan tetapi untuk mencari kebenaran menuntut ilmu al-haq maka jangan sesekali anda mengambilnya kecuali dari ahlinya, dari guru muslim bermanhaj sunni salafy (haqiqotan laa iddi'aa-an) Dan dalam hal ini berlaku ucapan Ibnu Sirin rahimahullah: إن هذا العلم دين فانظروا عمن تأخذون دينكم ”Sesungguhnya ilmu ini adalah agama, maka lihatlah dari siapakah kalian mengambil agama kalian” (Diriwayatkan oleh al-Imam Muslim ) Akhukum: Abu Abdillah Fadlan Fahamsyah Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1087283834760230&id=100004358714062

Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Klik disini untuk sedekah dakwah, untuk membantu dakwah kami

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments