Cari Dakwah

Kenaikan harga barang merupakan kehendak Allah

Baca Juga :

Fotodakwah.com -

 



 

——

 4 PRINSIP YANG DIAJARKAN SYARIAT TERKAIT KENAIKAN HARGA Pertama, bahwa kenaikan harga barang merupakan ketetapan Allah Fenomena kenaikan harga barang, tidak hanya terjadi di zaman mata uang kartal. Bahkan kejadian kenaikan harga, pernah terjadi di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang ketika itu, manusia hanya menggunakan dinar dan dirham sebagai mata uang. Disebutkan dalam riwayat bahwa di zaman sahabat pernah terjadi kenaikan harga. Mereka pun mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menyampaikan masalahnya. Mereka mengatakan, “Wahai Rasulullah, harga-harga barang banyak yang naik, maka tetapkan keputusan yang mengatur harga barang.” Mendengar keluhan ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Sesungguhnya Allah adalah Dzat yang menerapkan harga, yang menyempitkan dan melapangkan rezeki, Sang Pemberi rezeki. Sementara aku berharap bisa berjumpa dengan Allah dalam keadaan tidak ada seorang pun dari kalian yang menuntutku disebabkan kezalimanku dalam urusan darah maupun harta.” (HR. Ahmad 12591, Abu Dawud 3451, Turmudzi 1314, Ibnu Majah 2200, dan dishahihkan Al-Albani). Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika itu menjadi pemimpin kaum muslimin di negara Madinah. Sehingga beliau berwenang untuk menetapkan harga, termasuk menurunkannya. Anda bisa diperhatikan, ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendapatkan pengaduan tentang kenaikan harga, yang beliau lakukan bukan menekan harga barang, namun beliau ingatkan para sahabat tentang takdir Allah, dan Allah yang menetapkan harga, yang melapangkan dan menyempitkan rizki para hamba-Nya.


 Dengan demikian, mereka akan menerima kenyataan dengan yakin dan tidak terlalu bingung dalam menghadapi kenaikan harga, apalagi harus stes ata bahkan bunuh diri. Bersambung... Sumber: Ammi Nur Baits, Pasar Muslim dan Dunia Makelar 

Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Klik disini untuk sedekah dakwah, untuk membantu dakwah kami

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments