Cari Dakwah

Kenaikan harga barang tidak mempengaruhi rezeki seseorang

Baca Juga :

Fotodakwah.com -

 


 

——

 4 PRINSIP YANG DIAJARKAN SYARIAT TERKAIT KENAIKAN HARGA 


Kedua, Kenaikan harga barang tidak mempengaruhi rezeki seseorang Bagian penting yang patut kita yakini adalah rezeki kita telah ditentukan oleh Allah. Jatah rezeki yang Allah tetapkan tidak akan bertambah maupun berkurang. Meskipun, masyarakat Indonesia diguncang dengan kenaikan harga barang, itu sama sekali tidak akan menggeser jatah rezeki mereka. Allah menyatakan, “Andaikan Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.” (QS. as-Syura: 27)


 Ibnu Katsir mengatakan, “Maksud ayat Allah memberi rezeki mereka sesuai dengan apa yang Allah pilihkan, yang mengandung maslahat bagi mereka. Dan Allah Maha Tahu hal itu, sehingga Allah memberikan kekayaan kepada orang yang layak untuk kaya, dan Allah menjadikan miskin sebagian orang yang layak untuk miskin,” (Tafsir Alquran al-Adzim, 7/206) Hanya saja, rizki itu tidak datar, namun mengalami fluktuasi, kadang naik dan kadang turun. Dan inflasi harga barang, bagian dari cara Allah dalam mengatur rizki para hamba-Nya. Karena itulah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengingatkan umatnya agar jangan sampai mereka merasa jatah rezekinya terhambat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya kalian tidak akan mati sampai sempurna jatah rezekinya, karena itu, jangan kalian merasa rezeki kalian terhambat dan bertakwalah kepada Allah, wahai sekalian manusia. Carilah rezeki dengan baik, ambil yang halal dan tinggalkan yang haram.” (HR. Baihaqi dalam sunan al-Kubro 9640, dishahihkan Hakim dalam Al-Mustadrak 2070 dan disepakati ad-Dzahabi) Perlu dicatat, hadis ini bukan untuk memotivasi agar anda tidak bekerja atau meninggalkan aktivitas menjemput rezeki. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan demikian, tujuannya agar manusia tidak terlalu ambisius dengan dunia, sampai harus melanggar yang dilarang syariat.

Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Klik disini untuk sedekah dakwah, untuk membantu dakwah kami

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments