Cari Dakwah

Kenapa orang orang bisa khusyuk dan menangis melakukan bidah ? Dan kenapa setan tidak mengganggu bidah ?

Baca Juga :

Fotodakwah.com -

 




——

salafy.co.id KENAPA SETAN TIDAK MENGGANGGU ORANG YANG BERBUAT BID'AH❓, 

KARENA SETAN MENYUKAINYA ☝🏻 • 

_ IMAM AL-AUZA’I رحمه الله berkata : . “Telah sampai kepadaku bahwa barangsiapa mengada-adakan 1 bid’ah yang sesat, maka syaithan akan membuatnya cinta untuk beribadah atau meletakkan rasa KHUSYU’ dan mudah untuk MENANGIS agar ia dapat memburunya.” . [Ushul As-Sunnah oleh Imam Ahmad bin Hanbal : Halaman 30-37] 

ALLAH ﷻ berfirman : . “Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika syaitan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim tersebut sesudah teringat (akan larangan itu).” . [QS. Al-An’am : 6, Ayat 68] . 

IMAM ASY-SYAUKANI رحمه الله berkata : . “Dalam ayat ini (QS. Al-An’am : 6, Ayat 68) terkandung nasihat yang agung bagi mereka yang membolehkan duduk bermajelis dengan ahlul bid’ah, yaitu dengan orang-orang yang suka mengubah-ubah perkataan Allah, mempermainkan Kitab-Nya dan Sunnah Rasul-Nya, serta mengembalikan pemahaman Al-Qur’an dan As-Sunnah kepada hawa nafsu mereka yang menyesatkan dan bid’ah mereka yang rusak. Maka, jika seseorang tidak mampu mengingkari atau mengubah kebid’ahan mereka, paling tidak dia harus meninggalkan majelis mereka, dan tentu ini mudah baginya, tidak susah. Dan terkadang orang-orang yang menyimpang tersebut menjadikan kehadiran seseorang bersama mereka (meskipun orang tersebut bersih dari kebid’ahan yang mereka lakukan) sebagai syubhat, dengannya mereka mengaburkan (permasalahan) atas orang-orang awam. Jadi, dalam kehadirannya (di majelis mereka) terdapat tambahan mudharat dari sekedar mendengarkan kemungkaran.” . [Tafsir Fathul Qadir : 

Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Klik disini untuk sedekah dakwah, untuk membantu dakwah kami

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments