Cari Dakwah

Hukum musik religi menurut imam Syafii

Baca Juga :

Fotodakwah.com -

 



| Musik Religi Menurut Imam Asy Syafi'i...


๐Ÿ“ Sebelum kita sebutkan perkataan beliau, kita sebutkan dulu sebaik-baik perkataan yaitu perkataan Allah Ta'ala. Allah Ta’ala berfirman dalam Al Qur’an Al Karim :


ูˆَู…ِู†َ ุงู„ู†َّุงุณِ ู…َู†ْ ูŠَุดْุชَุฑِูŠ ู„َู‡ْูˆَ ุงู„ْุญَุฏِูŠุซِ ู„ِูŠُุถِู„َّ ุนَู†ْ ุณَุจِูŠู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุจِุบَูŠْุฑِ ุนِู„ْู…ٍ ูˆَูŠَุชَّุฎِุฐَู‡َุง ู‡ُุฒُูˆًุง ุฃُูˆู„َุฆِูƒَ ู„َู‡ُู…ْ ุนَุฐَุงุจٌ ู…ُู‡ِูŠู†ٌ


“Dan di antara manusia ada orang yang mempergunakan lahwal hadis untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan” (QS. Luqman: 6).


๐ŸŽต Mayoritas ahli tafsir menafsirkan 'lahwal hadis' dalam ayat ini maknanya: al ghina’ (nyanyian). Ini merupakan tafsir Ibnu Abbas, Jabir bin Abdillah, Mujahid, Ikrimah. Namun yang dimaksud nyanyian di sini adalah nyanyian yang diiringi alat musik. Sebagaimana dikatakan oleh Mujahid :


ุนู† ู…ุฌุงู‡ุฏ، ู‚ุงู„: ุงู„ู„ู‡ูˆ: ุงู„ุทุจู„


“Dari Mujahid, ia berkata: yang dimaksud al lahwu di sini adalah gendang” (lihat Tafsir At Thabari tentang ayat di atas)


๐Ÿ‘ค Al Imam Ibnu Katsir juga mengatakan :


ู†ุฒู„ุช ู‡ุฐู‡ ุงู„ุขูŠุฉ ููŠ ุงู„ุบู†ุงุก ูˆุงู„ู…ุฒุงู…ูŠุฑ


“ayat ini turun terkait dengan nyanyian dan seruling” (lihat Tafsir Ibnu Katsir tentang ayat di atas)


๐Ÿ‘ค Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda :


ู„َูŠَูƒُูˆู†َู†َّ ู…ِู†ْ ุฃُู…َّุชِูŠ ุฃَู‚ْูˆَุงู…ٌ ูŠَุณْุชَุญِู„ُّูˆู†َ ุงู„ุญِุฑَ ูˆุงู„ุญุฑูŠุฑَ ูˆุงู„ุฎَู…ْุฑَ ูˆุงู„ู…َุนَุงุฒِูَ


“ Akan datang kaum dari umatku kelak yang menghalalkan zina, sutera, khamr, dan ma’azif (alat musik)”


๐Ÿ“š (HR. Bukhari secara mu’allaq dengan shighah jazm).

.

.


Follow akun sosial media Foto Dakwah, klik disini

Ayo bergabung bersama Tim Foto Dakwah, klik disini untuk donasi

Share Artikel Ini

Related Posts

Comments
0 Comments